April 22nd, 2008 by barocca
Ketika fajar mulai merekah, menyingkap tabir kegelapan malam dengan cahaya merahnya yang menggurat langit ufuk timur. Ketika suara kokok ayam jantan terdengar bersaut-sautan dikejauhan menyambut sang fajar. Diantara daun-daun dan rerumputan sang embun dengan perlahan dan malu-malu menetes ke tanah, memberikan kesejukan bagi bumi, dan anginpun sepoi-sepoi membelai dedaunan dan ranting-ranting dengan penuh kasih sayangnya. Bulir-bulir padi yang mulai menguning keemasan terlihat sangat cantik memantulkan cahaya merah sang mentari pagi. Sekumpulan burung-burung pipit dengan semangat kebersamaannya terbang dan bertasbih mensyukuri nikmat rizki dari Sang Maha Pencipta.
Suasana pagi itu sungguh luar biasa, keindahan yang sungguh sempurna dari Yang Maha Sempurna. Kenikmatan yang tiada tara dan amat sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Tapi mengapa pagi itu berlalu begitu saja?
Kenapa aku masih saja terlelap dalam balutan selimut yang melenakan?
Dan kenapa engkau larut begitu saja dalam hiruk-pikuk dunia yang sungguh sangat melelahkan dan menjemukan ini?
Kenapa pagi ini berlalu begitu saja?
Tidak adakah waktu sejenak saja untuk melihat dan menikmati indahnya pagi ini?
Untuk sejenak merenung dan mensyukuri nikmat dari Sang Maha Pencipta?
Posted in Phenomena | No Comments »
March 6th, 2008 by barocca
Hari ini aku lagi males kerja…’to do list’ ku kosong, sepertinya blank mau melakukan apa. Iseng-iseng aku baca-baca lagi tulisan diblogku.’Wow..that’s great!!’ Kok bisa ya aku menulis seperti itu (Bukan bermaksud memuji diri sendiri) Seperti-nya itu bukan tulisan ku.Sumpah deh..bener-bener (meminjam kata-kata istriku..hehe I love u sayang). Ternyata kalau dipikir-pikir lebih dalam semua tulisan itu terinspirasi oleh ‘CINTA’. Cinta membuat orang terinspirasi dan kemudian memunculkan ide-ide dan potensinya yang tidak terduga. Cinta disini dalam arti yang luas. Cinta kepada kekasih/istri/suami, cinta kepada anak, cinta kepada orang tua, dan cinta yang paling tinggi sekalipun yaitu cinta kepada Allah, Tuhan semesta alam. Seandainya aku mencintai pekerjaanku mungkin aku bisa melakukan sesuatu yang hebat dan memunculkan semangat dan prestasi yang tinggi. Semoga aku bisa mencintai pekerjaanku. Tetapi yang jauh lebih penting dari itu, semoga aku bisa mencintai Tuhanku dengan lebih baik dan melebihi cintaku pada apapun.
Posted in Current Affairs | No Comments »
February 5th, 2008 by barocca

Alhamdulillahi Robbil alamin…
Puji syukur kehadirat Allah yang telah memberikan kepada hamba2Nya tempat-tempat tinggal yang nyaman di bumi yang luas ini…
Aku sangat bersyukur akhirnya aku bisa membeli sebuah rumah dengan
hasil jerih payahku dan istriku, walaupun dengan sistem KPR alias utang.
Sekarang aku dan istriku sedang menantikan tahap akhir penyelesaian rumah itu sehingga siap ditempati.
Aku dan istriku juga sedang menantikan kedatangan buah hati kami,
semoga ia menjadi anak yang sholih/sholihah, cerdas, dan sehat. Amien
Terimakasih ya Allah atas segala limpahan kenikmatan yang telah Engkau
Anugrahkan kepadaku dan kepada seluruh keluargaku. Ampunilah kami
jikalau kami termasuk orang2 yang melampaui batas…
Posted in Uncategorized | No Comments »
November 5th, 2007 by barocca
Secara naluriah,setiap orang pasti ingin dihargai eksistensinya.Dalam istilah jawa kita kenal istilah ‘di-wong-ke’.Itu merupakan sebuah manifestasi dari keinginan seseorang untuk diakui eksistensinya sebagai manusia. Seorang anak mungkin bisa melakukan hal2 yang aneh, yang melanggar norma bahkan mungkin tindakan kriminal hanya karena ingin mendapat pengakuan terhadap eksistensinya oleh orang tuanya. Rasa ingin dihargai,dipuji,disayangi, dibanggakan,dihormati, dirindukan merupakan wujud dari keinginan pengakuan eksistensi. Pengakuan terhadap eksistensi tersebut berlaku di mana saja baik itu dalam rumah tangga, dalam pekerjaan, maupun dalam masyarakat. Pengakuan terhadap eksistensi tersebut akan sangat kuat terutama oleh orang-orang dekat atau orang-orang yang kita sayangi. Tentu saja komunikasi merupakan sarana yang paling kuat untuk saling memahami dan saling mengungkapkan rasa penghargaan terhadap eksistensi tersebut. Keharmonisan akan terjaga dengan saling menghargai eksistensi masing-masing.
Posted in Uneg-uneg buneg | No Comments »
July 25th, 2007 by barocca

Sabtu 7 Juli 2007 (07-07-07)
Pagi itu begitu indah, pagi yang tidak pernah aku lupakan.
Pagi itu sebuah peristiwa besar dalam hidupku terjadi. Peristiwa yang sangat besar.
Pagi itu aku berikrar mengikat janji untuk hidup bersama sampai akhir hayat dengan seorang gadis cantik yang sangat aku cintai.
Gadis yang akan mendampingi hidupku, mencintaiku, dan memberikan segenap kasih sayangnya untukku.
Gadis yang bersamanya aku akan menyempurnakan agamaku.
Gadis cantik yang akan memberikan bagiku keturunan anak-anak yang sholeh dan sholehah (Mudah-mudahan Allah meridloi).
Terima kasih sayangku, engkau telah ikhlas dan ridho menerimaku sebagai suamimu.
"Ya Allah jadikanlah pernikahan ini pernikahan yang barokah. Jadikanlah keluarga kami keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rohmah. Karuniakanlah kepada kami anak2 yang sholeh dan sholehah. Jadikalanh aku suami yang sholeh, suami yang bisa menjadi pemimpin dan teladan bagi istri dan anak2ku. Jadikanlah istriku istri yang sholehah, istri yang menjadi penentram dan penyejuk hatiku, berikanlah kepadaku kebaikannya dan kebaikan tabiatnya. Ya Allah ampunilah aku dan istriku jikalau kami termasuk orang2 yang melampaui batas. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, masukkanlah kami kedalam golongan hamba2mu yang sholeh, yang kepadanya telah Engkau beri janji surga yang mengalir sungai-sungai dibawahnya.
Amien."
Posted in Phenomena | 2 Comments »
June 3rd, 2007 by barocca
Apa kabar dunia?
Sudah cukup lama ternyata aku bersembunyi dalam hirukpikuknya dunia. Berjibaku menghadapi persoalan-persoalan hidup, mulai dari masalah pekerjaan sampai masalah-masalah yang menyangkut masa depan. Semua itu sungguh menyita pikiranku.
Alhamdulillah satu demi satu masalah itu mulai terurai dan mencair. Saatnya untuk memasuki gerbang baru kehidupan. Kehidupan yang benar2 baru dan belum pernah aku alami. Kehidupan baru yang menjanjikan sesuatu yang lebih baik…
InsyaAllah.
Posted in Phenomena | No Comments »
January 16th, 2007 by barocca
Everything still complicated, Ifeel.
Have no imagination about the future…
I don’t know what should I do to prepare my future…
Where is the way out?
Posted in Phenomena | No Comments »
December 27th, 2006 by barocca
Alhamdulillah…
Beberapa hari yang lalu, aku pulang ke Jogja. Kepulanganku kali ini sungguh berbeda dari kepulangan2 yang sebelumnya. Ada sesuatu yang spesial yang membahagiakan. Sesuatu yang akan menjadi sebuah kenangan indah yang sungguh sulit untuk diungkapkan keindahannya. Walaupun hanya sehari semalam di Jogja, mudah2an perjalanan ini membawa berbagai anugrah dan keberkahan dari Allah SWT.
Amien…
Terima kasih untuk yang telah mewarnai perjalanan ini menjadi begitu menyenangkan
Posted in Travel | No Comments »
October 18th, 2006 by barocca
Terik matahari terasa membakar kulit kala aku telah lama menyusur jalanan mencari sebuah rumah untuk suatu keperluan yang sangat penting dalam hidupku
Jalan demi jalan aku lalui tanpa peduli betapa berat jalan yang harus aku lalui
Setelah waktu berjalan menunaikan amanah yang diembannya, akhirnya perjalananku sampai kepada apa yang aku cari. Sebuah rumah yang aku akan singgah di rumah itu.
Di sebelah jalan lurus yang aku lalui, di antara deretan rumah-rumah yang baik maupun buruk , berdiri sebuah rumah. Rumah itu tidak tinggi dan tidak pendek, tidak mewah tetapi juga tidak kumuh, didepannya terhampar sebuah taman yang asri dan menyejukkan. Ada pagar yang melindungi rumah dan taman itu sehingga tidak setiap orang bisa menikmati keindahannya.
Setelah melalui taman itu, sampailah aku di depan pintu rumah. Pintu itu dari kayu pilihan yang kuat, terlihat begitu kokoh dan indah.
Ketika aku mengetuk pintu kayu itu, terdengar ada suara yang menjawab dari dalam rumah itu. Sesaat kemudian terdengar langkah kaki mendekati pintu dan seseorang muncul dari balik pintu yang sedikit terbuka. Akupun tersenyum dan memberikan salam kepada pemilik rumah itu. Pemilik rumah itu membalas sapaanku sambil tersenyum pula. Senyuman yang khas dan menyejukkan. Dari sela pintu aku dapat melihat dan merasakan sebuah suasana rumah yang selama ini aku rindukan.
Setelah bertegur sapa, pemilik rumah itu kemudian memintaku untuk menunggunya untuk suatu waktu yang tidak dia tentukan, sebelum aku diijinkan untuk memasuki pintu rumah itu.
Akupun dengan kesabaran yang aku miliki menunggunya di depan pintu itu. Setelah waktu berselang, pemilik rumah itu belum muncul juga menemuiku lagi. Mungkin dia sedang berdandan agar terlihat pantas untuk menemuiku sebagai tamunya atau mempersiapkan segala sesuatu yang dia anggap perlu untuk menyambut tamunya. Waktupun berlalu dan akupun masih menunggu didepan pintu itu dengan kesabaranku, menunggu pemilik rumah itu memberiku ijin untuk memasuki rumah itu dan menyampaikan keperluanku kepadanya. Keperluan yang sangat penting dalam hidupku mungkin juga dalam hidupnya. Aku masih yakin bahwa waktu yang dia minta untuk menunggu itu bukanlah suatu masa yang lama.
Di pintu itu aku masih menunggu. Ingin sekali aku memasuki rumah itu, singgah di rumah itu, melepaskan segala keletihan setelah perjalanan panjangku, berbagi kisah dari perjalanan panjang itu. Karena aku yakin itulah rumah yang aku tuju, persinggahan terakhirku untuk mempersiapkan diri untuk perjalanan panjang yang tanpa ujung.
Posted in Current Affairs | No Comments »
October 14th, 2006 by barocca
Dalam heningnya malam yang pekat
Ataupun dalam hingarnya siang yang terang benderang
Ketika tangan yang berlumur noda ini menengadah..
Mengalirlah untaian permohonan kepadaMu duhai penciptaku
dari bibir yang berpoleskan dosa
"Ya Allah Yang Maha Pengampun ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku dan seluruh anggota keluargaku..
Ya Allah Yang Maha Pemurah masukkanlah aku, kedua orang tuaku dan seluruh anggota keluargaku ke dalam golongan hamba-hambaMu yang sholeh yang padanya telah Engkau beri janji surga yang mengalir sungai-sungai dibawahnya..
Ya Allah masukkanlah aku dan seluruh anggota keluargaku kedalam golongan hamba-hambaMu yang beruntung yang memperoleh keberuntungan di dunia maupun di akhirat..
Ya Allah masukkanlah aku kedalam golongan hamba-hambaMu yang bersyukur, Ya Allah puji syukurkehadiratMu atas segala nikmat yang telah Engakau Anugrahkan kepadaku dan kepada keluargaku yang tiada terhingga ini..
Ya Allah yang Maha Pemberi Rizqi, berikanlah kepadaku rizqi yang baik dan halal, yang dapat membawa kebaikan di dunia maupun di akhirat
Ya Allah berikanlah kepadaku keberkahan dari rizqi yang telah Engkau Anugrahkan kepadaku yang aku dapatkan dari pekerjaanku
Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Penyayang, berikanlah kepadaku seorang istri yang sholehah, yang cantik rupanya, yang cantik hatinya, yang mulia akhlaqnya, istri yang dapat mendidik anak-anakku menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah yang doanya mampu membukakan pintu-pintu surga bagi kedua orangtuanya, istri yang bersamanya aku dapat membentuk keluarga yang sakinah yang penuh dengan barokah dan ridhoMu ya Allah..
Ya Allah jikalau wanita yang saat ini hatiku cenderung kepadanya adalah wanita yang baik untukku dalam pandanganMu maka dekatkanlah hati kami ya Allah, satukanlah hati kami, berikanlah kemantapan dalam hati kami, berikanlah kepada kami kemudahan dalam urusan kami, indahkanlah akhlaqnya ya Allah, muliakanlah hatinya ya Allah
Namun jikalau dia bukanlah wanita yang baik bagiku dalam pandanganMu ya Allah, jauhkanlah antaraku dan antaranya, gantikanlah ia dengan wanita yang lebih baik dalam pandanganMu ya Allah
Ya Allah ampunilah aku jikalau aku termasuk orang-orang yang melampaui batas..
Sungguh Engkaulah Dzat yang Maha Pengampun dan Maha Mendengar "
Mudah-mudahan Allah mengabulkan doa dari hambaNya yang hina ini, yang dilahirkan dari setetes air yang hina.
Posted in Religion | No Comments »